Atambua, Grandisma.com – Wakil Bupati (Wabup)Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST memimpin diskusi arah kebijakan percepatan pembangunan Kabupaten Belu yang berlangsung di Ruang Sekretaris Daerah Kabupaten Belu, Rabu (07/01/2026).
Kegiatan ini diharapkan menjadi landasan strategis untuk menggerakkan langkah-langkah nyata dalam pembangunan daerah.
Diskusi yang dihadiri oleh berbagai komponen daerah ini difokuskan pada penyusunan arah kebijakan yang jelas dan terukur.
Menurut Vicente Hornai, percepatan pembangunan tidak hanya tentang target kuantitatif, namun juga bagaimana setiap program dapat memberikan manfaat maksimal bagi seluruh lapisan masyarakat Belu.
“Kita perlu menyamakan persepsi terkait arah pembangunan yang akan ditempuh. Tanpa kesamaan pemahaman, langkah-langkah yang diambil berisiko tidak sinkron dan mengurangi efektivitasnya,” ujar Vicente
Hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Belu yang juga menjadi narasumber utama dalam menyampaikan kondisi terkini pembangunan daerah.
Selain itu, para Staf Khusus Bupati Belu turut memberikan masukan terkait potensi dan tantangan yang dihadapi Kabupaten Belu.
Tokoh masyarakat yang diundang juga aktif berpartisipasi dalam diskusi. Mereka menyampaikan aspirasi langsung dari lapangan terkait kebutuhan dasar masyarakat, seperti akses terhadap infrastruktur jalan, air bersih, dan layanan kesehatan serta pendidikan.
Para pimpinan OPD Kabupaten Belu masing-masing menyampaikan lanskap kerja dan program unggulan yang akan dijalankan pada tahun ini.
Beberapa OPD menekankan pentingnya dukungan sinergis antar instansi untuk menghindari tumpang tindih program dan memaksimalkan penggunaan anggaran.
Dalam diskusi, juga disepakati bahwa pembangunan yang akan dilakukan harus berkelanjutan dan memiliki dampak langsung bagi masyarakat.
Hal ini mencakup pengembangan sektor ekonomi lokal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta perlindungan lingkungan hidup.
Vicente Hornai menegaskan bahwa setiap kebijakan yang dihasilkan dari diskusi ini akan diikuti dengan tahapan implementasi yang jelas dan mekanisme pemantauan yang ketat.
“Kita tidak hanya membuat rancangan kebijakan, namun juga memastikan bahwa setiap langkah dapat terealisasi dengan baik,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga akan membentuk tim kerja khusus untuk mengkoordinasikan pelaksanaan berbagai program pembangunan yang telah disepakati.
Tim ini akan bertanggung jawab untuk memastikan sinkronisasi antar OPD dan pemantauan perkembangan setiap program.
Kegiatan yang diadakan oleh Prokopim Kabupaten Belu ini diharapkan dapat menjadi awal dari serangkaian langkah konkrit dalam percepatan pembangunan Kabupaten Belu.
Langkah selanjutnya akan dilakukan dengan penyusunan rancangan detail kebijakan dan jadwal pelaksanaan yang akan disampaikan kepada seluruh komponen daerah.

