Petani Belu Komitmen Manfaatkan Bantuan, Wujudkan Kemandirian Pangan

BERITA, DAERAH, PERTANIAN295 Dilihat

Petani Belu Komitmen Manfaatkan Bantuan, Wujudkan Kemandirian PanganBELU, GRANDISMA.COM – Petani Belu menunjukkan komitmen kuat untuk memanfaatkan bantuan yang diterima guna mewujudkan kemandirian pangan di wilayahnya.

Komitmen ini disampaikan oleh Matheos Adoe, Ketua Kelompok Tani Kun Bot Indah, Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak.

Bantuan berupa hand sprayer telah diserahkan oleh Pemerintah Kabupaten Belu.

Dukungan ini merupakan hasil dari perhatian Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, dan Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonzalves, ST.

Matheos Adoe secara terbuka menyampaikan apresiasi atas inisiatif pemerintah daerah tersebut.

Ia mengakui bahwa bantuan ini sangat vital bagi operasional pertanian mereka.

Perhatian pemerintah yang secara konsisten turun ke lapangan adalah aspek yang sangat dihargai.

Kehadiran pejabat di tengah-tengah petani menjadi bukti nyata dukungan tersebut.

Interaksi langsung dengan para petani dan pemantauan progres pertanian memberikan dampak positif.

Hal ini secara signifikan memotivasi anggota kelompok tani untuk bekerja lebih giat.

“Kami sangat menghargai perhatian Bapak Bupati dan Wakil Bupati Belu yang selalu bertemu dengan kami di lapangan,” tutur Matheos

Ia juga menegaskan bahwa, “Bantuan yang diberikan bukan hanya sekadar alat, tetapi menjadi dorongan agar kami bekerja lebih keras untuk kesejahteraan kami dan masyarakat.”

Matheos Adoe juga menyoroti aspek kemandirian. Ia mengingatkan bahwa para petani tidak seharusnya hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah.

Bantuan yang telah diterima ini, menurutnya, harus dilihat sebagai pemicu. Tujuannya adalah untuk meningkatkan produktivitas dan mencapai kemandirian yang lebih kokoh.

“Kita tidak boleh hanya mengandalkan bantuan. Pemerintah sudah memberikan dukungan, kini tugas kami adalah bekerja lebih keras agar hasilnya maksimal dan masyarakat bisa berubah,” ia menambahkan.

Kelompok Tani Kun Bot Indah telah menyatakan komitmen mereka. Pemanfaatan optimal dari bantuan peralatan pertanian ini menjadi prioritas utama.

Matheos Adoe menutup dengan harapan yang besar. Ia berharap agar semangat kerja keras dan pemanfaatan yang efektif ini dapat ditiru oleh petani lain di Kecamatan Kakuluk Mesak, demi penguatan ketahanan pangan dan kesejahteraan kolektif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *