ATAMBUA,GRANDISMA.COM –Pemerintah Kabupaten Belu secara resmi memulai babak baru kolaborasi keamanan di wilayah perbatasan Indonesia dengan Timor Leste (RI-RDTL).
Bupati Belu, Willybrodus Lay, menegaskan komitmennya untuk memperdalam sinergi antara pemerintah daerah dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Hal ini disampaikan dalam upacara lepas sambut Komandan Kodim (Dandim) 1605/Belu yang berlangsung khidmat.
​Dalam upacara yang digelar di lapangan Markas Kodim 1605/Belu pada Senin (8/6), Bupati Willybrodus Lay menyambut hangat kedatangan Letkol Arh Ariestyo Ardyanto sebagai pejabat Dandim yang baru.
Mewakili seluruh lapisan masyarakat Belu, Bupati menyampaikan bahwa pergantian kepemimpinan ini merupakan momentum penting bagi keberlanjutan pembangunan dan stabilitas keamanan di wilayah beranda terdepan negara.
​”Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Belu, saya mengucapkan selamat datang kepada Letkol Arh Ariestyo Ardyanto beserta keluarga,” ujar Willybrodus Lay.
Langkah ini dinilai strategis mengingat posisi geografis Belu yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, di mana koordinasi yang solid antara kepala daerah dan komandan militer menjadi kunci utama menjaga kedaulatan.
​Selain menyambut pejabat baru, Bupati Belu juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Letkol Inf Andi Yunus atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Kodim 1605/Belu.
Sinergitas yang telah terbangun selama ini dianggap sukses menjaga kondusivitas wilayah.
Pemerintah daerah berharap fondasi kuat yang ditinggalkan pejabat lama dapat diteruskan secara berkesinambungan.
​Bupati Willybrodus mengungkapkan optimisme tinggi bahwa estafet kepemimpinan di tubuh TNI ini akan membawa dampak positif bagi kesejahteraan warga.
Menurutnya, kerja sama yang erat antara pemerintah kabupaten dan TNI tidak sekadar urusan pertahanan, melainkan juga instrumen penting dalam menghadirkan kedamaian serta mengakselerasi program ekonomi kemasyarakatan.
​Menutup jalannya upacara, Willybrodus mengajak seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menjaga kekompakan menjelang agenda-agenda besar daerah.
Sinergi yang kuat ini diharapkan menjadi modal utama dalam mewujudkan visi Kabupaten Belu yang aman, damai, dan sejahtera di bawah pengawalan bersama aparat keamanan.
