ATAMBUA, GRANDISMA.COM – Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, secara resmi memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Camat Kota Atambua. Dalam arahannya, Vicente menekankan pentingnya respons cepat birokrasi terhadap keluhan masyarakat.
Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Ruang Kerja Wakil Bupati Belu pada Senin (27/04/2026). Prosesi ini menandai transisi kepemimpinan di tingkat kecamatan yang menjadi jantung ibu kota kabupaten.
Dalam pidatonya, Wabup Vicente memberikan peringatan keras agar pejabat baru tidak bekerja dengan tempo lambat. Menurutnya, dinamika di Kota Atambua memerlukan pemimpin yang mampu mengeksekusi kebijakan secara instan dan akurat.
Ia memberikan apresiasi kepada pejabat lama yang dinilai telah meletakkan standar pelayanan yang baik. Standar inilah yang diminta untuk tidak hanya dipertahankan, tetapi juga ditingkatkan oleh suksesornya.
”Kita lihat Camat lama sangat tanggap ketika ada persoalan di lapangan. Ini hal positif yang harus dilanjutkan dan ditingkatkan oleh Camat yang baru,” tegas Vicente
Pejabat baru, Markus Robinson Mau Koy, SE., M.S.A., resmi menerima tongkat estafet kepemimpinan dari Yohanes Moruk, SSTP. Transisi ini diharapkan membawa energi baru dalam penataan kota.
Wabup Vicente juga menyoroti bahwa posisi Camat adalah garda terdepan pemerintah dalam menyentuh persoalan harian warga. Kehadiran fisik Camat di tengah masyarakat disebutnya sebagai kunci kepercayaan publik.
Selain aspek kecepatan, inovasi juga menjadi poin penekanan utama. Pemkab Belu menuntut adanya terobosan kreatif dalam mengelola administrasi kependudukan dan kebersihan kota.
Acara tersebut diakhiri dengan penandatanganan berita acara yang disaksikan langsung oleh Kepala BKPSDMD Kabupaten Belu. Suasana kekeluargaan mewarnai penyerahan memori jabatan antar kedua pejabat tersebut.






