Kupang, Grandiama.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena memimpin acara Pengukuhan dan Serah Terima Jabatan Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi NTT yang berlangsung di Aula El Tari, Kupang, Rabu siang (14/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapsari secara resmi diangkat menjabat sebagai pejabat baru menggantikan Rizal Suhaili.
Jabatan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTT yang sebelumnya diemban Rizal Suhaili kini resmi diserahterimakan kepada Kapsari.
Rizal Suhaili selanjutnya akan mengemban tugas baru sebagai Direktur Pengawasan Bidang Energi, Pariwisata, dan Pembangunan Kewilayahan BPKP.
Acara yang dihadiri Ketua DPRD NTT Emelia J. Nomleni, Wakil Gubernur NTT Johanis Asadoma, serta Deputi Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pangan BPKP Susilo Widyantoro ini juga diikuti oleh jajaran Forkopimda Provinsi NTT, pimpinan instansi vertikal, dan para pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa pergantian pejabat di lingkungan BPKP merupakan bagian dari proses pembinaan sumber daya manusia yang berkelanjutan.
Selain itu, ia menyatakan bahwa langkah ini juga sebagai upaya memperkuat peran strategis BPKP dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik.
“Pengukuhan ini merupakan bentuk kepercayaan negara sekaligus amanah besar yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme,” ujar Gubernur Melki.
Ia menambahkan, “Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, kami yakin Bapak Kapsari dapat menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya.”
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Melki juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Rizal Suhaili atas dedikasi dan kontribusi nyata selama menjabat.
Berbagai upaya penguatan pengawasan intern, pendampingan pengelolaan keuangan daerah, serta pengawalan program-program strategis pemerintah dinilai telah memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan di NTT.
“Terima kasih atas pengabdian dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini. Selamat melanjutkan tugas dan pengabdian di tempat yang baru. Kiranya NTT tetap menjadi bagian yang berkesan,” ucapnya.
Gubernur Melki menegaskan bahwa BPKP memiliki peran yang sangat strategis bagi pemerintah daerah. Tidak hanya sebagai aparat pengawasan intern pemerintah, tetapi juga sebagai mitra pemerintah daerah dalam berbagai aspek pembangunan.
“BPKP berperan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan, meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, serta melakukan pencegahan dini terhadap potensi penyimpangan,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen untuk terus membuka ruang kerja sama yang konstruktif dengan BPKP.
Kerjasama tersebut akan tetap menjunjung tinggi prinsip independensi, profesionalisme, dan objektivitas, demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berorientasi pada hasil.




