Detik-detik Menegangkan Polisi Evakuasi Tiga Pria dari Amuk Massa di Fafinesu TTU

BERITA, DAERAH, HUKRIM184 Dilihat
Detik-detik Menegangkan Polisi Evakuasi Tiga Pria dari Amuk Massa di Fafinesu TTU
Korban Pengeroyokan di Fafinesu Saat Berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu.

KEFAMENANU, GRANDISMA.COM-  Ketegangan pecah di Desa Fafinesu B, Kecamatan Insana Fafinesu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, pada Minggu malam, 24 Mei 2026.

Aparat Kepolisian Resor TTU bersama Kepolisian Sektor Insana Utara harus berpacu dengan waktu guna menyelamatkan tiga warga sipil yang menjadi bulan-bulanan amukan massa, dalam sebuah insiden yang nyaris berujung pada tindakan main hakim sendiri.

​Ketiga korban yang belakangan diketahui berinisial PS, RT, dan AT tersebut dievakuasi dalam kondisi babak belur.

Akibat hantaman benda tumpul dari massa yang telanjur tersulut emosi, ketiga pria ini mengalami luka robek dan pendarahan serius di bagian wajah serta kepala, sebelum akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu.

​Kapolres TTU, Ajun Komisaris Besar Polisi Eliana Papote, menyatakan bahwa begitu mendapat laporan mengenai adanya keributan massal, pihaknya langsung mengerahkan pasukan ke lokasi kejadian.

Langkah taktis ini diambil demi mencegah jatuhnya korban jiwa sekaligus mengisolasi perimeter agar konflik tidak menjalar ke wilayah sekitar.

​”Prioritas utama kami malam itu adalah mengekstraksi korban dari kepungan warga, mengendalikan situasi di lapangan, dan memastikan stabilitas keamanan masyarakat setempat kembali normal. Begitu info valid masuk, personel gabungan langsung bergerak cepat,” kata Eliana saat dikonfirmasi, Senin, 25 Mei 2026.

​Sebelum bala bantuan dari polres dan polsek tiba di TKP, seorang anggota Bhabinkamtibmas Desa Fafinesu sebenarnya telah berada di garis depan.

Sembari menanti kedatangan pasukan tambahan, personel tunggal ini berupaya keras menenangkan massa yang beringas guna melindungi para korban dari tindakan yang lebih fatal.

​Proses evakuasi berlangsung dramatis dan penuh tekanan di bawah kepungan warga. Sekitar pukul 22.15 WITA, barikade polisi akhirnya berhasil menembus kerumunan dan membawa pergi ketiga korban, hingga akhirnya tiba di selasar instalasi gawat darurat RSUD Kefamenanu menjelang tengah malam, tepatnya pukul 23.50 WITA.

​Guna memastikan penanganan medis berjalan optimal dan melihat langsung kondisi para korban, AKBP Eliana Papote juga terpantau mendatangi RSUD Kefamenanu pada Senin pagi.

Kunjungan ini sekaligus menjadi penanda bahwa institusi kepolisian memberikan perhatian penuh terhadap keselamatan fisik setiap warga negara yang terjerat kasus hukum.

​Hingga laporan ini diturunkan, Tim Grandisma memantau situasi keamanan di Desa Fafinesu B sudah berangsur kondusif dan terkendali.

Meski demikian, guna mengantisipasi adanya riak-riak susulan atau potensi konflik horizontal, sejumlah personel kepolisian masih disiagakan di titik-titik rawan desa tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *