Cari Pemimpin Visioner, Pemkab Belu Uji Kompetensi Puluhan Calon Pejabat Tinggi

BERITA, DAERAH, POLITIK211 Dilihat

Sebanyak 26 putra-putri terbaik birokrasi Kabupaten Belu mulai mengikuti uji kompetensi dalam rangka mengisi kekosongan jabatan di delapan instansi pemerintahATAMBUA, GRANDISMA.COM– Sebanyak 26 putra-putri terbaik birokrasi Kabupaten Belu mulai mengikuti uji kompetensi dalam rangka mengisi kekosongan jabatan di delapan instansi pemerintah.

Seleksi Terbuka (Selter) ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, sebagai upaya mencari nakhoda baru yang inovatif.

​Dalam sambutannya di Gedung Wanita Betelalenok, Rabu (8/4/2026), Wabup Vicente menggarisbawahi pentingnya adaptabilitas dalam kepemimpinan modern.

Ia menyatakan bahwa pemimpin masa kini tidak cukup hanya bekerja di belakang meja, melainkan harus mampu berkolaborasi melintasi batas-batas sektoral demi kemajuan daerah.

​Dunia yang berubah cepat menuntut pejabat pemerintah untuk melek teknologi dan tanggap terhadap aspirasi masyarakat.

Wabup berharap seleksi ini mampu menjaring sosok visioner yang dapat membawa terobosan baru di tengah keterbatasan anggaran dan tantangan geografis yang ada di wilayah perbatasan RI-RDTL.

​Delapan posisi yang diperebutkan mencakup sektor pendidikan, kesehatan, hingga penanaman modal.

Sektor-sektor ini dianggap sebagai tulang punggung pembangunan manusia dan ekonomi di Belu, sehingga memerlukan pemimpin yang memiliki sense of crisis serta kemampuan manajerial yang mumpuni.

​Vicente menegaskan bahwa loyalitas kepada negara dan pimpinan dalam konteks visi pembangunan adalah hal mutlak.

“Pemimpin masa depan adalah mereka yang kolaboratif dan inovatif,” tegasnya

​Uji kompetensi yang dilakukan mencakup aspek teknis, manajerial, hingga sosiokultural.

Para peserta akan diuji sejauh mana mereka memahami karakteristik masyarakat Belu serta bagaimana mereka merancang strategi untuk menyelesaikan masalah-masalah kronis seperti pengangguran dan akses kesehatan.

​Tim Asesor yang ditunjuk merupakan tenaga ahli profesional yang berpengalaman dalam memetakan potensi sumber daya manusia.

Kehadiran tim independen ini diharapkan memberikan penilaian yang objektif tanpa dipengaruhi oleh hubungan kekerabatan atau kepentingan pribadi tertentu.

​Wakil Bupati juga menyoroti pentingnya peran Dinas Perpustakaan dan Arsip serta Dinas Koperasi dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Ia ingin agar pemimpin di dinas-dinas tersebut mampu mengubah pola pikir tradisional menjadi pola pikir yang berbasis pada pemberdayaan dan inovasi digital.

​Para peserta seleksi diingatkan bahwa jabatan adalah sebuah amanah besar yang menuntut pengabdian total.

Kesempatan ini harus dijadikan ajang pembuktian bahwa para pejabat di lingkup Pemkab Belu memiliki daya saing yang tidak kalah dengan pejabat di tingkat pusat atau kota besar lainnya.

​Proses seleksi yang kompetitif ini diharapkan selesai tepat waktu agar pengisian jabatan tidak berlarut-larut.

Kepastian kepemimpinan di dinas-dinas terkait sangat krusial agar program kerja tahun anggaran 2026 dapat berjalan maksimal sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *