Bupati Belu Ajak Warga Daftar BPJS Kesehatan, Perlindungan JKN Dinilai Penting

BERITA, KESEHATAN9 Dilihat

Bupati Belu Ajak Warga Daftar BPJS Kesehatan, Perlindungan JKN Dinilai Penting BELU, GRANDISMA.COM – Bupati Belu Willybrodus Lay mengajak masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar segera mengambil bagian dalam program perlindungan kesehatan.

Menurutnya, kepesertaan JKN penting untuk membantu masyarakat memperoleh perlindungan ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.

Ajakan tersebut disampaikan Willybrodus Lay saat peresmian Taman Budaya Gotong Royong di kawasan PLBN Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Kamis (8/10/2026).

Dalam kegiatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan atas dukungannya terhadap pelayanan kesehatan dan pembangunan ruang publik di daerah perbatasan.

Willybrodus menilai BPJS Kesehatan memiliki peran strategis dalam memperluas perlindungan kesehatan masyarakat.

Karena itu, ia berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjadi peserta JKN, baik untuk kebutuhan pelayanan kesehatan maupun untuk mengurangi beban biaya ketika membutuhkan perawatan sesuai ketentuan program.

“BPJS Kesehatan sangat membantu masyarakat. Karena itu, saya mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Belu maupun masyarakat di sekitarnya yang belum masuk BPJS untuk mengambil bagian dalam perlindungan kesehatan,” ujar Willybrodus.

Menurut Bupati, perlindungan kesehatan merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendukung langkah-langkah yang dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.

Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi antara BPJS Kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan, terutama rumah sakit.

Komunikasi yang baik dinilai dapat membantu memperlancar pelayanan kepada pasien sekaligus mendukung penyelesaian persoalan administrasi dan klaim sesuai prosedur.

“Terima kasih karena hari ini kita melihat BPJS dan rumah sakit sudah duduk bersama. Kalau koordinasi dan komunikasi seperti ini terus berjalan, pelayanan kepada masyarakat akan semakin baik,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati mengapresiasi dukungan BPJS Kesehatan terhadap pembangunan Taman Budaya Gotong Royong di PLBN Motaain.

Ia menilai kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa kemitraan antarlembaga dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya dalam perlindungan kesehatan, tetapi juga dalam pengembangan fasilitas publik.

Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Vetty Yulianty Permanasari, menyampaikan bahwa kehadiran taman di kawasan perbatasan merupakan upaya memperluas jangkauan nilai pelayanan dan kolaborasi hingga ke wilayah terdepan Indonesia.

Taman itu diharapkan menjadi ruang interaksi, edukasi, rekreasi, dan kegiatan kreatif masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Belu berharap sinergi dengan BPJS Kesehatan terus diperkuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mendukung pembangunan yang berdampak langsung bagi warga.

Upaya tersebut dinilai membutuhkan koordinasi berkelanjutan antara pemerintah, penyelenggara jaminan kesehatan, fasilitas kesehatan, dan masyarakat.

Melalui ajakan meningkatkan kepesertaan JKN dan penguatan koordinasi pelayanan, Pemerintah Kabupaten Belu berharap semakin banyak masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan yang sesuai dengan ketentuan program.

Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya mendukung pembangunan yang menggabungkan aspek kesehatan, kesejahteraan, dan ruang kebersamaan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *