Bukan Sekadar Berebut Medali, 134 Atlet Belu Bawa Semangat Perbatasan ke POPDA VIII NTT

BERITA, OLAHRAGA24 Dilihat

Bukan Sekadar Berebut Medali, 134 Atlet Belu Bawa Semangat Perbatasan ke POPDA VIII NTTBELU, GRANDISMA.COM – Sebanyak 134 atlet pelajar Kabupaten Belu bersiap membawa semangat wilayah perbatasan ke arena Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kupang, 22–26 Oktober 2026.

Selain mengejar prestasi, para atlet diharapkan menunjukkan disiplin, sportivitas, dan karakter positif sebagai generasi muda yang membawa nama daerah.

Pelepasan kontingen berlangsung di GOR L.A. Bone, Atambua, Selasa (20/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, pesan Bupati Belu Willybrodus Lay, S.H., disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Belu, Aloysius Mikhael Fahik, S.STP.

Dalam sambutannya, pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada para atlet yang telah dipercaya menjadi wakil Kabupaten Belu.

Mereka diingatkan untuk menjaga kesehatan, berkonsentrasi selama pertandingan, dan tetap menghormati lawan maupun keputusan perangkat pertandingan.

Sebanyak 134 atlet yang terdiri atas 75 laki-laki dan 59 perempuan akan berkompetisi dalam tujuh cabang olahraga, yakni wushu, pencak silat, tinju, taekwondo, kempo, atletik, dan karate.

Perjuangan mereka akan didukung oleh 37 manajer, pelatih, dan ofisial yang mendampingi kontingen selama kegiatan berlangsung.

Kepala Dinas PKO Kabupaten Belu, Aloysius Fahik, menegaskan bahwa POPDA tidak hanya berorientasi pada kemenangan dan perolehan medali.

Ajang tersebut juga menjadi kesempatan bagi pelajar untuk membangun karakter melalui kedisiplinan, kerja keras, kejujuran, serta kemampuan bekerja sama dalam menghadapi persaingan.

Pesan itu menjadi penting karena para atlet tidak hanya membawa kemampuan masing-masing, tetapi juga nama Kabupaten Belu.

Kekompakan dan semangat kebersamaan diharapkan tetap terjaga meskipun setiap cabang olahraga memiliki tantangan dan pola pertandingan yang berbeda.

“Meski berbeda cabang olahraga, kita membawa satu bendera dan satu nama, yaitu Kabupaten Belu. Kita satu tim besar, Tim Belu!” ujar Aloysius dalam sambutan yang disampaikan saat pelepasan kontingen.

Ia juga mendorong para atlet agar memberikan penampilan terbaik dan tidak mudah kehilangan semangat ketika menghadapi lawan yang tangguh.

Menurut pesan pemerintah daerah, perjuangan atlet dari wilayah perbatasan harus menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menjaga kehormatan daerah melalui perilaku yang sportif.

Kontingen Belu tetap membawa target mempertahankan posisi tiga besar dalam POPDA tingkat Provinsi NTT.

Namun, capaian tersebut diharapkan berjalan seiring dengan pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, jujur, disiplin, dan mampu menghargai hasil pertandingan.

Dengan persiapan dan dukungan dari tim pendamping, para atlet kini bersiap menghadapi kompetisi di Kupang.

Masyarakat Belu diharapkan turut memberikan dukungan agar para pelajar dapat bertanding dengan percaya diri, menjunjung sportivitas, dan membawa pulang prestasi yang membanggakan. (ForkopimdaBelu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed