ATAMBUA, GRANDISMA.COM – Pemerintah Kabupaten Belu kembali melakukan penyegaran organisasi dengan melantik 90 orang Pejabat Administrator dan Pengawas. Pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, di Gedung Wanita Betelalenok, Atambua, Jumat (24/4/2026).
Langkah ini diambil sebagai strategi untuk memperkuat kapasitas birokrasi demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel. Vicente menyebut bahwa rotasi dan promosi adalah hal lumrah untuk memastikan organisasi tetap dinamis dan produktif.
Salah satu poin krusial yang ditekankan dalam sambutannya adalah mengenai sinergi lintas sektor. Vicente melihat bahwa selama ini sekat-sekat antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih menjadi hambatan dalam akselerasi pembangunan di Kabupaten Belu.
”Membangun sinergi dan koordinasi lintas sektor adalah salah satu dari empat poin penting yang harus dijalankan,” tegas Vicente. Ia meminta para pejabat yang baru dilantik untuk aktif berkomunikasi dengan instansi lain guna menyelesaikan masalah secara holistik.
Selain sinergi, Wakil Bupati menetapkan standar kerja yang berorientasi pada hasil (result-oriented). Ia mengingatkan agar ASN tidak terjebak dalam rutinitas formalitas yang tidak memberikan dampak signifikan bagi perbaikan kualitas hidup warga Belu.
Para pejabat baru dituntut untuk menjadi motor penggerak inovasi di lingkup kerja masing-masing. Di tengah tantangan global dan kompleksitas masalah daerah, kreativitas birokrat menjadi kunci utama dalam mencari solusi yang efektif.
Vicente juga menginstruksikan para pejabat untuk memperkuat disiplin internal. Menurutnya, kredibilitas pemerintah di mata masyarakat sangat bergantung pada perilaku dan disiplin para aparatur sipil negaranya sebagai pelayan publik.
Pelantikan ini mencakup posisi-posisi strategis yang berhubungan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat. Dengan wajah-wajah baru di posisi administrator, diharapkan ada semangat baru dalam mengejar target-target pembangunan yang telah ditetapkan.
Dalam arahannya, Vicente juga menekankan sikap adaptif dan responsif. Ia ingin ASN Belu peka terhadap keluhan masyarakat dan segera memberikan respons yang solutif tanpa harus menunggu instruksi berjenjang yang memakan waktu lama.
Kegiatan ini juga menjadi ajang pengingat bagi seluruh ASN di Belu untuk terus meningkatkan kompetensi diri. Vicente yakin bahwa sumber daya manusia yang berkualitas adalah aset utama untuk mencapai visi Belu yang Mandiri dan Demokratis.
Acara yang berlangsung hikdmat ini dihadiri oleh Pj Sekda Belu, Staf Khusus Bupati, serta perwakilan dari Polres Belu. Kehadiran para pimpinan OPD juga menjadi bentuk pengawasan langsung terhadap transisi jabatan yang baru saja dilakukan.
Upacara pelantikan ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar para pejabat yang dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas. Vicente Hornai mengapresiasi loyalitas para ASN yang terus berkomitmen memajukan daerah perbatasan.




