Atasi Stunting Lewat Pendekatan Berbasis Data, Gubernur Melki Dorong Pertukaran Praktik, Baik NTT dan Timor Leste

BERITA, PENDIDIKAN10 Dilihat

Atasi Stunting Lewat Pendekatan Berbasis Data, Gubernur Melki Dorong Pertukaran Praktik Baik NTT dan Timor LesteKUPANG, GRANDISMA.COM – Penanganan masalah gizi buruk dan pencegahan stunting menuntut strategi intervensi yang terarah serta didukung oleh validitas data di lapangan.

​Penegasan tersebut disampaikan oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, saat berdiskusi bersama rombongan pascasarjana Universitas da Paz (UNPAZ) Timor-Leste.

​Gubernur Melki menggarisbawahi bahwa penyelesaian kasus stunting harus melibatkan penataan sanitasi, penyediaan rumah layak huni, perbaikan ekonomi keluarga, hingga peningkatan edukasi gizi.

​Oleh karena itu, pemerintah daerah konsisten menerapkan pendekatan intervensi berbasis data by name by address agar setiap bantuan tepat sasaran kepada keluarga yang membutuhkan.

​Wakil Rektor UNPAZ, Dr. Martinus Nahak Lino, mengapresiasi berbagai praktik baik yang telah diterapkan di NTT dalam mengelola potensi pangan lokal dan pengolahan lahan kering.

​Sebelum bertatap muka dengan Gubernur, rombongan mahasiswa pascasarjana tersebut telah melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah instansi teknis serta Universitas Nusa Cendana.

​Kerja sama akademik jangka panjang antara perguruan tinggi di NTT dan Timor-Leste ini dinilai sangat efektif dalam membangun ketahanan pangan regional di kawasan perbatasan.

​Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen penuh untuk memfasilitasi seluruh kesepakatan kolaborasi tersebut demi mewujudkan kesejahteraan serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di kedua wilayah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed