Buka Babak Baru Pembangunan Indonesia Timur, Tiga Provinsi Sunda Kecil Tandatangani Kerja Sama Regional

BERITA, DAERAH, POLITIK260 Dilihat

Buka Babak Baru Pembangunan Indonesia Timur, Tiga Provinsi Sunda Kecil Tandatangani Kerja Sama RegionalLabuan Bajo, Grandisma.com – Pembangunan Indonesia Timur memasuki babak baru dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Regional Bali–Nusa Tenggara Barat (NTB)–Nusa Tenggara Timur (NTT).

Acara yang berlangsung di ITDC The Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, pada Rabu (28/1/2026) menjadi tonggak penting bagi perkembangan kawasan Sunda Kecil.

Penandatanganan kerja sama regional tersebut disaksikan oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.

Lima bidang strategis telah ditetapkan sebagai fokus utama dalam kerja sama yang dikenal sebagai KR-BNN ini.

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk nyata komitmen dari ketiga provinsi dalam berbagai aspek pembangunan.

Persaudaraan kawasan Sunda Kecil menjadi landasan utama dalam upaya merawat dan memperkuat kolaborasi antarwilayah.

“Hari ini kita menorehkan sebuah babak baru pembangunan Indonesia Timur. Perjanjian kerja sama ini bukan sekadar formalitas birokrasi, tetapi manifestasi tekad kolektif untuk meruntuhkan sekat-sekat isolasi dan membangun jembatan kolaborasi antarwilayah,” ungkapnya dalam sambutan.

Peran krusial dari kelima sektor yang disepakati telah diakui oleh para pemimpin daerah. Setiap bidang dirancang untuk memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di Bali, NTB, dan NTT secara menyeluruh.

Pada sektor konektivitas transportasi, sistem transportasi laut, penyeberangan, dan udara akan diintegrasikan secara lebih efektif dan efisien.

Pergerakan orang dan barang antar wilayah diperlancar, dengan rute-rute baru seperti seaplane yang sedang diusahakan untuk membuka akses ke wilayah yang terisolasi.

Di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, ketiga provinsi telah sepakat untuk membangun satu ekosistem pariwisata terpadu.

Wisatawan akan didorong untuk mengunjungi tidak hanya Bali, tetapi juga destinasi di NTB dan NTT melalui upaya penguatan branding bersama, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta standarisasi layanan pariwisata yang sesuai dengan standar internasional.

Sementara itu, pada sektor energi terbarukan, langkah awal menuju ketahanan energi kawasan telah ditempuh.

Penyelenggaraan studi kelayakan dan penyusunan peta jalan pemanfaatan potensi energi surya, angin, dan air telah direncanakan untuk dilakukan secara berkelanjutan.

Dalam bidang perdagangan dan ekspor, peran Bali sebagai hub ekspor regional telah disepakati.

Produk unggulan dari NTB dan NTT seperti hasil pertanian, peternakan, dan kerajinan akan didukung dengan akses pasar yang lebih transparan serta jalur distribusi yang lebih luas melalui promosi kolaboratif dan perdagangan antarpulau.

Untuk integrasi perencanaan pembangunan, sinergi antar ketiga provinsi akan diperkuat melalui Bappeda.

Kebijakan pembangunan diharapkan dapat berjalan terkoordinasi, tidak lagi parsial, dan selaras dengan irama pembangunan nasional yang berdaya saing, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Gubernur Bali I Wayan Koster dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama regional ini memiliki dasar pada ikatan historis kawasan Sunda Kecil sekaligus menjadi pijakan untuk masa depan bersama.

“Kita tidak bisa maju sendiri. Kita harus maju bersama. Kerja sama ini dimulai dari potensi yang kita miliki di tiga wilayah ini agar kita tumbuh secara harmonis, saling bekerja sama, dan bersinergi untuk kemajuan bersama,” ujarnya.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa kerja sama KR-BNN bukan sekadar wacana, melainkan komitmen nyata yang akan diimplementasikan agar manfaatnya dirasakan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain para pejabat daerah, Presiden Direktur Lion Group, para kepala daerah se-kawasan, serta pimpinan instansi vertikal, BUMN, dan BUMD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *