Hadiri Wisuda Akademi Pekerjaan Sosial Kupang, Gubernur Melki Dorong Wisudawan Jadi Agen Perubahan

BERITA, DAERAH, PENDIDIKAN224 Dilihat

Kupang, Grandisma.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menghadiri Rapat Senat Terbuka luar Biasa Wisuda Diploma III Angkatan XXV Akademi Pekerjaan Sosial (APS) Kupang Tahun Akademik 2024/2025 di Hotel Kristal Kupang pada Selasa (16/12/2025) siang.

Acara yang diisi dengan seremonial penyerahan ijazah ini dihadiri juga oleh pimpinan APS Kupang, dosen, orang tua wisudawan, dan tamu undangan.

Dalam sambutannya yang penuh emosional, Gubernur Melki menegaskan bahwa pekerjaan sosial bukan sekadar profesi yang menghasilkan pendapatan, tetapi sebuah panggilan pengabdian yang melibatkan hati dan nurani.

Ia menyampaikan bahwa profesi ini memiliki peran strategis di tengah tantangan pembangunan yang dihadapi Provinsi NTT.

“Di tengah masalah kemiskinan, stunting, persoalan sosial, dan ketimpangan akses layanan yang masih ada di NTT, kehadiran tenaga pekerjaan sosial yang kompeten, berintegritas, dan berbelarasa menjadi sangat penting,” ujar Gubernur Melki

Ia menambahkan bahwa para wisudawan telah memilih jalur yang menantang, jalur yang meminta mereka untuk berhadapan langsung dengan realitas paling pahit di masyarakat.

“Kalian akan menghadapi kemiskinan, ketidakadilan, disabilitas, lansia terlantar, keterasingan, dan kelompok rentan lainnya,” jelasnya.

Namun, Gubernur Melki menekankan bahwa para lulusan pekerjaan sosial tidak boleh hanya berbelas kasihan.

“Kalian adalah kelompok terdidik yang memiliki mindset pemberdayaan, bukan hanya sekadar merasa iba terhadap nasib orang lain,” katanya dengan tegas.

Di tengah arus zaman yang sering mengukur keberhasilan dari sisi materi dan status sosial, Gubernur Melki menyampaikan bahwa para lulusan APS Kupang membawa nilai yang berbeda.

Mereka dibekali bukan hanya pengetahuan dan keterampilan profesional, tetapi juga kepekaan sosial, empati, dan komitmen kemanusiaan.

Kepada 16 wisudawan yang akan melangkah ke dunia kerja, Gubernur Melki berharap agar mereka dapat menjadi agen perubahan yang hadir di tengah masyarakat.

Ia menekankan bahwa kekuatan utama seorang pekerja sosial terletak pada kemampuannya memahami manusia secara utuh dan mendampingi mereka bangkit dari berbagai persoalan kehidupan.

Selain itu, Gubernur Melki memberikan pesan pertama kepada para wisudawan: bekerja dengan hati.

“Pekerjaan sosial adalah profesi yang melibatkan hati nurani. Layani setiap individu dengan martabat, karena mereka semua berharga dan berhak mendapatkan perawatan yang baik,” pesannya.

Ia juga mengingatkan agar para wisudawan menjaga integritas dalam setiap pekerjaannya.

“Dalam mengelola bantuan dan mendampingi klien, jagalah integritas. Jauhi segala bentuk penyimpangan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap profesi ini,” tegasnya.

Terkait dengan program utama Pemerintah Provinsi NTT saat ini, yaitu One Village One Product (OVOP), Gubernur Melki mengajak para wisudawan untuk berperan aktif sebagai Community Organizer.

Ia menyampaikan bahwa keahlian mereka dalam memahami masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendorong program OVOP di desa-desa.

“Selain sebagai Community Organizer, kalian juga dapat menjadi Business Facilitator yang membantu warga desa mengembangkan produk lokal mereka. Ini adalah cara untuk mengentaskan kemiskinan dari akar-akarnya,” jelas Gubernur Melki.

Ketua Senat APS Kupang, yang juga menyampaikan sambutan, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Melki yang telah mau meluangkan waktu hadir.

Ia menyampaikan bahwa kehadiran Gubernur menjadi semangat bagi para wisudawan dan seluruh akademisi APS Kupang.

Salah satu wisudawan, yang memilih tidak disebutkan namanya, menyampaikan rasa syukur atas pesan yang diberikan Gubernur.

“Kami akan coba terapkan pesan Bapak Gubernur, menjadi orang yang bermanfaat dan membawa perubahan di masyarakat,” katanya.

Selama acara, dilakukan penyerahan ijazah secara berurutan kepada setiap wisudawan. Setiap nama yang dipanggil disambut dengan sorakan gembira dari orang tua dan teman-teman, membuat suasana semakin meriah dan penuh harapan.

Acara pun ditutup dengan panggilan bersama Ayo Bangun NTT dari Gubernur Melki, yang diikuti oleh semua hadirin.

Ia berharap bahwa para wisudawan APS Kupang akan menjadi bagian penting dalam upaya membangun NTT yang lebih sejahtera, adil, dan penuh kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *