Balikpapan, Grandisma.com – Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H Rudy Mas’ud (Harum) resmi membuka Festival Dayung Manggar 2025, ajang olahraga dan pariwisata bertaraf internasional yang digelar pada 13–14 Desember 2025.
Acara ini berlangsung di kawasan De Boekit Riverside dan Sungai Manggar, yang dipilih sebagai panggung karena keindahan alam dan aksesibilitasnya.
Festival ini menjadi momentum strategis dalam mendorong pengembangan sport tourism di Kalimantan Timur. Selain itu, acara ini juga bertujuan memperkenalkan potensi wisata sungai dan pesisir Benua Etam kepada dunia, sehingga diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan domestik dan mancanegara.
Rangkaian kegiatan festival diawali dengan pembukaan De Boekit Trail Run 2025 kategori 5 kilometer. Acara ini diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai daerah di Kaltim dan luar negeri, yang antusias berpartisipasi sejak pagi hari.
Gubernur Harum yang hadir bersama Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik, melepas peserta melalui prosesi flag off. Tanda dimulainya perlombaan trail run diresmikan dengan melemparkan bendera ke udara, yang disambut sorakan antusias dari peserta dan penonton.
Usai kegiatan trail run selesai, Gubernur Harum bersama Dirjen Otda Akmal Malik bergeser ke lokasi utama Festival Dayung Manggar 2025 yang berlangsung di Sungai Manggar. Jarak tempuh antara dua lokasi cukup dekat, sehingga perpindahan berjalan lancar dan cepat.
Festival dayung ini diikuti 102 peserta dari lima negara, yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Taiwan, dan Jepang. Jumlah peserta yang banyak dari berbagai negara menjadikannya salah satu event olahraga air internasional terbesar yang digelar di Kalimantan Timur tahun ini.
Pada hari pertama, Sabtu (13/12/2025), peserta mengikuti dua jenis perlombaan utama, yaitu Shaft Speed Race dan Shaft Challenge Race. Kedua perlombaan ini menantang kecepatan dan ketangkasan peserta dalam mengendarai perahu dayung.
Setelah selesai kedua perlombaan tersebut, dilanjutkan Shaft Adventure yang menempuh jarak 7 kilometer. Acara ini bukan hanya perlombaan, tetapi juga kesempatan bagi peserta untuk menikmati pemandangan indah di sepanjang Sungai Manggar.
Sementara pada hari kedua, Ahad (14/12/2025), digelar Shaft Fun Race yang berlangsung meriah dan disambut antusias oleh masyarakat. Acara ini dirancang lebih santai, sehingga bisa diikuti oleh berbagai kalangan, termasuk keluarga dan anak-anak.
Festival secara resmi dimulai ketika Gubernur Harum menaiki kapal penumpang dan membunyikan terompet. Suara terompet yang kencang menjadi tanda resmi dimulainya race dayung, yang langsung diikuti oleh peserta yang sudah bersiap di pangkalan.
Kemeriahan festival semakin terasa saat Dirjen Otda Akmal Malik turut ambil bagian mengikuti lomba dayung menggunakan peralatan pribadinya. Kehadiran pejabat tinggi yang aktif berpartisipasi membuat acara semakin semarak dan dihargai oleh peserta dan penonton.
Gubernur Harum juga tampak mengendarai jetski menyusuri Sungai Manggar. Tindakannya ini bertujuan untuk meninjau jalur lomba sekaligus menikmati panorama kawasan De Boekit Riverside dan Sungai Manggar yang indah.
Selama perjalanan jetski, Gubernur Harum terlihat senang dan sering melambai ke peserta yang sedang berlatih atau bersiap mengikuti perlombaan. Hal ini membuat atmosfer acara semakin hangat dan penuh semangat.
Pemandangan sepanjang Sungai Manggar yang hijau dan segar menjadi penambah nilai bagi festival ini. Banyak peserta menyampaikan kesan bahwa lingkungan alam yang baik membuat mereka lebih bersemangat untuk berpartisipasi dan menikmati acara.
Semua rangkaian Festival Dayung Manggar 2025 berjalan dengan lancar dan aman. Acara ini diharapkan dapat terus berlanjut setiap tahun dan menjadi ikon sport tourism Kalimantan Timur yang dikenal di kancah internasional.

