BELU, GRANDISMA.COM – Semangat solidaritas antarsesama terus berkobar di perbatasan RI-RDTL menyusul aksi penggalangan dan penyaluran bantuan yang dilakukan oleh Komunitas Solidaritas Belu Bersatu (SOBAT) Kabupaten Belu bagi korban bencana gempa bumi di Flores.
Bagi komunitas ini, musibah yang melanda saudara-saudara di Pulau Flores merupakan panggilan kemanusiaan yang harus dijawab melalui aksi nyata di lapangan.
Ketua Komunitas SOBAT Belu, Advend Paidjo Atok, menegaskan bahwa kepedulian sosial tidak boleh berjarak, terlebih ketika sesama anak bangsa sedang berada dalam situasi darurat akibat bencana alam.
”Mereka adalah diri kita yang lain, maka ketika terkena musibah adalah tanggung jawab bagi kita untuk membantu,” ungkap Advend Paidjo Atok, Sabtu, (22/8/2026).
Pernyataan tersebut mencerminkan filosofi kuat bahwa setiap penderitaan yang dialami oleh masyarakat di daerah lain merupakan bagian dari duka bersama yang wajib diringankan melalui uluran tangan.
Bantuan yang dihimpun oleh Komunitas SOBAT Belu ini diharapkan mampu memberikan penguatan moril serta memenuhi kebutuhan logistik esensial bagi para warga yang kini masih bertahan di posko-posko pengungsian.
Aksi tanggap darurat yang digagas oleh komunitas lokal di Belu ini sekaligus menjadi inspirasi bagi elemen masyarakat lainnya untuk terus merawat kepekaan sosial dan memperkuat persatuan nasional di tengah berbagai tantangan kebencanaan.
