KUPANG, GRANDISMA.COM – Kabar mengejutkan datang dari PT Flobamor. Samuel Halundaka secara resmi melepaskan jabatannya sebagai Komisaris Utama (Komut) perusahaan tersebut.
​Pemberhentian Samuel diputuskan dalam RUPS-LB yang dipimpin oleh Gubernur NTT Melki Laka Lena, Rabu, 18 Maret 2026.
Keputusan ini memicu tanda tanya di kalangan publik mengenai alasan di baliknya.
​Dalam keterangan resminya, Melki Laka Lena menjelaskan bahwa pemberhentian ini berkaitan dengan penugasan lain. Namun, detail penugasan tersebut belum dirinci lebih jauh.
​”RUPS menyetujui pemberhentian Samuel Halundaka sehubungan dengan penugasan lain,” ujar Melki singkat usai memimpin rapat.
​Proses pergantian ini diklaim berjalan dengan sangat kondusif. Melki memastikan hak-hak dan ketentuan administratif telah dipenuhi sesuai prosedur.
​Selama menjabat, Samuel Halundaka dikenal cukup aktif dalam mengawal kebijakan perusahaan. Perannya kini akan diteruskan oleh Benhard Menoh yang baru saja ditetapkan.
​Mundurnya Samuel dari kursi Komut PT Flobamor disebut-sebut sebagai bagian dari penataan personel di lingkup Pemerintah Provinsi NTT.
​Sejumlah pihak menilai pergantian ini sebagai langkah untuk menyelaraskan visi Gubernur Melki Laka Lena dalam membenahi BUMD.
​Samuel sendiri merupakan figur senior yang memiliki pengalaman panjang di birokrasi. Dedikasinya selama di PT Flobamor tetap diapresiasi oleh pemegang saham.
​Kini publik menanti sepak terjang Komisaris yang baru dalam menjaga performa PT Flobamor di tengah proses audit investigatif yang juga dicanangkan.


