KUPANG, GRANDISMA.COM – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena resmi merombak jajaran komisaris PT Flobamor. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB).
​Rapat tersebut digelar di Kupang pada Selasa (17/3/2026) malam. Melki Laka Lena hadir langsung sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP).
​Dalam keputusan rapat, RUPS menyetujui pemberhentian dengan hormat Samuel Halundaka dari jabatan Komisaris Utama. Samuel disebut akan mengemban penugasan baru di tempat lain.
​Sebagai gantinya, RUPS menetapkan Benhard Menoh sebagai Komisaris yang baru. Pergantian ini disebut telah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
​Melki Laka Lena menegaskan bahwa penyegaran di jajaran komisaris adalah hal lumrah. Hal ini dilakukan demi memperkuat fungsi pengawasan di internal perusahaan daerah tersebut.
​”Proses pemberhentian dan pengangkatan ini telah dilakukan sesuai regulasi untuk menjamin stabilitas perusahaan,” ujar Melki dalam keterangan tertulis.
​Selain pergantian komisaris, rapat juga dihadiri oleh Plt Direktur Utama PT Flobamor Anis Dosi. Jajaran birokrasi Setda NTT juga tampak hadir menyaksikan keputusan strategis tersebut.
​Perombakan ini menjadi bagian dari agenda besar transformasi kelembagaan PT Flobamor. Melki berharap jajaran yang baru bisa membawa energi segar bagi BUMD tersebut.
​PT Flobamor kini dituntut untuk lebih profesional dalam menjalankan lini bisnisnya. Penguatan pengawasan menjadi kunci utama dalam transisi ini.
​RUPS-LB ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Provinsi NTT serius dalam membenahi tata kelola perusahaan daerah agar lebih akuntabel.
