ATAMBUA,GRANDISMA.COM – Sebanyak empat lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang bernaung di bawah Gugus Atapupu PKG Sub Tutela Matris, Kecamatan Kakuluk Mesak, sukses menggelar upacara pelepasan bersama untuk tahun pelajaran 2025/2026.
Kolaborasi antarsekolah ini melibatkan PAUD Stella Maris Atapupu, PAUD Hendrina, PAUD Bakti Karya, dan PAUD Weain.
Langkah penggabungan ini diambil sebagai bagian dari program kerja tahunan yang terintegrasi di wilayah tersebut.
​Penyelenggaraan wisuda bersama ini mendapat respons positif dari para praktisi pendidikan di lapangan.
Salah seorang guru PAUD yang terlibat dalam kepanitiaan mengungkapkan rasa terima kasih yang tak terhingga atas kehadiran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belu beserta jajarannya.
Kehadiran pejabat teras tersebut dinilai sebagai bentuk pengakuan sekaligus suntikan motivasi bagi para pengajar di tapal batas negara.
​”Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kadis Pendidikan yang sudah meluangkan waktu hadir, juga kepada seluruh teman-teman guru yang telah bekerja keras bahu-membahu menyiapkan kegiatan hari ini,” ujar guru tersebut saat diwawancarai oleh wartawan di lokasi acara.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada para orang tua wali murid yang menunjukkan antusiasme besar dengan mendampingi anak-anak mereka hingga acara usai.
​Sebagai program yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Gugus Atapupu, format kelulusan bersama ini dinilai efektif dalam membangun efisiensi anggaran dan mempererat silaturahmi antarlembaga.
Kendati demikian, para guru tetap melakukan evaluasi dan menaruh harapan besar agar kualitas penyelenggaraan di tahun-tahun mendatang dapat terus ditingkatkan secara signifikan, baik dari segi fasilitas maupun kemasan acara.
​Lebih dari sekadar teknis acara, ada harapan besar yang dititipkan oleh komunitas pendidik PAUD di Kecamatan Kakuluk Mesak untuk pergelaran tahun depan.
Mereka secara terbuka berharap agar Bunda PAUD Kabupaten Belu dapat turut hadir secara langsung pada upacara pelepasan berikutnya guna memberikan dukungan moril ekstra bagi anak-anak dan para kader PAUD di tingkat desa.
​Kehadiran sosok pimpinan daerah dan tokoh perempuan seperti Bunda PAUD diyakini akan memberikan dampak psikologis yang positif bagi anak-anak di wilayah perbatasan.
Wisuda bersama empat PAUD ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan fasilitas di wilayah luar dapat disiasati dengan gotong royong dan manajemen berbasis gugus yang solid demi masa depan anak-anak bangsa.
