Dorong Potensi Pertanian dan Ekonomi Kerakyatan, Bupati Belu Minta Kepala Desa Baru Jadi Agen Perubahan di Perbatasan

BERITA, POLITIK178 Dilihat

Dorong Potensi Pertanian dan Ekonomi Kerakyatan, Bupati Belu Minta Kepala Desa Baru Jadi Agen Perubahan di PerbatasanBELU, GRANDISMA.COM – Transformasi pembangunan pedesaan di Kabupaten Belu membutuhkan motor penggerak yang proaktif dalam menggali potensi lokal secara berkelanjutan.

​Dalam arahannya usai melantik sembilan penjabat kepala desa, pada Jumat, 11 September 2026, Bupati Belu Willybrodus Lay menganalogikan pembangunan desa seperti merawat tanaman yang membutuhkan kesabaran ekstra.

​Hasil pembangunan tidak boleh dikejar secara tergesa-gesa, melainkan dikelola dengan sabar agar potensi yang ada dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat jangka panjang.

​Untuk memperkuat sektor ekonomi masyarakat, Bupati menginstruksikan para kepala desa agar aktif berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

​Berbagai produk dan hasil produksi lokal yang mulai berkembang di desa harus dilaporkan kepada dinas terkait agar mendapat dukungan perluasan akses pasar.

​Sembilan pejabat yang resmi mengemban tugas baru tersebut meliputi Rosalinda Seuk (Takirin), Jacintha Florita Loe Mau (Leosama), dan Alexander V.A. Loe (Lasiolat).

​Selain itu turut dilantik Romoaldo De Jesus Pereira (Derok Faturene), Richardus Maximus Loe (Tohe), Agatha Oktaviana Lawa Bau (Ekin), Yoseph Arnold M. Bere (Renrua), Ferdinand D. Kabbi (Duakoran), serta Paulus Mau Loko (Desa Persiapan Weluli).

​Dengan kehadiran para pemimpin baru ini, Pemkab Belu optimis tingkat pelayanan publik dan kemandirian ekonomi di wilayah perbatasan akan semakin meningkat secara signifikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *