Asah Wawasan Kebangsaan, 34 Tim Pelajar Belu Unjuk Gigi di Lomba Cerdas Cermat HUT Ke-81 RI

Asah Wawasan Kebangsaan, 34 Tim Pelajar Belu Unjuk Gigi di Lomba Cerdas Cermat HUT Ke-81 RIATAMBUA, GRANDISMA.COM – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Belu diwarnai dengan adu ketangkasan berpikir para pelajar.

Sebanyak 34 tim dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK berlaga dalam Lomba Cerdas Cermat di Aula Ceria Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Belu, Senin (10/8/2026).

​Rincian kontestan yang ambil bagian dalam ajang kompetisi akademis ini terdiri atas 14 tim jenjang Sekolah Dasar (SD), 15 tim jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 5 tim dari tingkat SMA/SMK yang mewakili berbagai sekolah se-Kabupaten Belu.

​Mewakili Bupati Belu, Kepala Dinas PKO Kabupaten Belu, Aloysius M. Fahik, S.STP., secara resmi membuka perhelatan tersebut.

Dalam arahannya, ia memotivasi para peserta agar memanfaatkan panggung kompetisi ini untuk membentuk karakter tangguh, memperluas wawasan kebangsaan, serta mengasah mental bertanding secara sehat.

​Aloysius Fahik menegaskan bahwa peringatan bulan kemerdekaan tidak boleh dipahami sebatas kegiatan seremonial tahunan semata.

Agenda ini harus diisi dengan aktivitas edukatif yang sanggup mencetak generasi muda daerah yang cerdas, disiplin, berkarakter, dan berjiwa nasionalis.

​”Kegiatan seperti ini bertujuan membangun semangat kompetisi di kalangan pelajar. Anak-anak harus berani tampil, berani bersaing, dan terus mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Biasakan diri untuk menjadi yang terbaik,” tegas Aloysius Fahik.

​Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Kadis PKO mengingatkan pentingnya penguatan jati diri bangsa bagi generasi muda.

Wawasan kebangsaan yang kokoh dinilai menjadi benteng utama anak-anak perbatasan dari penyerapan pengaruh negatif luar.

​Sejalan dengan program strategis Pemkab Belu yang tengah menjajaki kemitraan pendidikan vokasi internasional bersama lembaga Australia, Aloysius juga mendorong peserta didik untuk mulai menguasai bahasa asing, terutama bahasa Inggris, guna menjawab tantangan persaingan global.

​Ia menekankan bahwa raihan gelar juara bukanlah target tunggal dari perlombaan ini, melainkan wadah belajar bersama dan sarana menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul demi masa depan Kabupaten Belu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *