BELU, GRANDISMA.COM – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Belu, Lidwina Viviawaty Ng Lay, resmi meluncurkan program pemberian susu bagi anak-anak PAUD se-Kecamatan Raimanuk. Acara peluncuran dipusatkan di Kantor Desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk, Senin (3/8/2026).
Program ini digulirkan sebagai langkah nyata Bunda PAUD bersama Pemerintah Kabupaten Belu dalam mendongkrak kualitas gizi serta mendukung tumbuh kembang anak sejak dini. Pelaksanaan pemberian susu dijadwalkan berlangsung serentak setiap hari Senin di seluruh lembaga PAUD wilayah Raimanuk.
Layanan program mencakup 11 lembaga PAUD setempat, yakni PAUD Aurora, PAUD Negeri SKB Belu, PAUD Sulu Labur, PAUD Baen Husar, PAUD St. Yeremias, PAUD Pelita Teun, PAUD Pondasi San Juan, PAUD Naluri, PAUD Sinar Talioan, PAUD Obor Mandiri, dan PAUD SKB.
Lidwina Viviawaty Lay menegaskan bahwa rentang usia 2 hingga 6 tahun merupakan golden age atau masa emas perkembangan otak anak. Oleh karena itu, kecukupan nutrisi menjadi perhatian krusial yang tidak boleh terabaikan.
”Pemberian susu ini bukan hanya diperuntukkan bagi anak sebagai asupan gizi tambahan untuk mendukung pertumbuhan otak, tulang, dan gigi seluruh anak. Harapannya, mereka dapat tumbuh dengan tinggi badan yang optimal,” ujar Lidwina.
Guna menjaga keberlanjutan program, ia meminta keterlibatan aktif para bidan desa, kader kesehatan, hingga pemerintah desa. Dukungan pendanaan di tingkat desa diharapkan dapat memperkuat efektivitas program gizi ini secara jangka panjang.
Selain intervensi gizi, Lidwina mendorong penguatan kurikulum PAUD berbasis muatan lokal, seperti pengenalan motif kain adat, alat musik tradisional, serta pemantapan literasi-numerasi dasar untuk kesiapan jenjang Sekolah Dasar (SD).
Pemerintah Kabupaten Belu juga mendorong lembaga PAUD yang memenuhi kualifikasi agar bertransformasi menjadi PAUD Negeri. Langkah ini ditujukan untuk menjamin tingkat kesejahteraan dan penghasilan para tutor yang lebih layak.
