Bupati Belu Tinjau Penataan Pasar Atambua: Pastikan Pedagang Nyaman dan Lalu Lintas Lancar

Bupati Belu Tinjau Penataan Pasar Atambua: Pastikan Pedagang Nyaman dan Lalu Lintas LancarATAMBUA, GRANDISMA.COM – Keamanan dan kenyamanan menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Belu dalam mengelola aset ekonomi daerah.

Bupati Belu, Willybrodus Lay, melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Baru Atambua pada Selasa (14/4) guna memastikan proses penataan lapak berjalan tanpa hambatan teknis maupun sosial.

​Dalam inspeksi tersebut, Bupati menekankan bahwa penataan pasar bukan sekadar pemindahan fisik, melainkan upaya menciptakan ekosistem transaksi yang sehat.

Ia meminta Dinas Perdagangan untuk memastikan setiap pedagang mendapatkan tempat yang layak dan representatif di dalam area pasar.

​Keseimbangan antara kepentingan pedagang dan kelancaran arus lalu lintas menjadi tantangan tersendiri.

Namun, Bupati menegaskan bahwa ketertiban lalu lintas di sekitar pasar tidak boleh dikorbankan demi kepentingan kelompok tertentu yang berjualan di bahu jalan.

​”Penataan ini bertujuan untuk kenyamanan kita bersama, baik pedagang maupun pembeli. Dengan pasar yang rapi, kita harap perputaran ekonomi di Pasar Baru Atambua ini semakin meningkat secara signifikan,” ujar Willy Lay di hadapan para pedagang.

​Bupati juga mengecek kondisi drainase di sekitar pasar. Ia tidak ingin area parkir yang baru dibangun nantinya justru menjadi titik genangan air saat hujan, yang justru akan memperburuk citra pasar baru tersebut.

​Pihak keamanan dari Satpol PP diminta untuk tetap siaga melakukan pengawasan setelah penataan selesai.

Hal ini bertujuan untuk mencegah kembalinya pedagang kaki lima ke area yang telah ditetapkan sebagai zona hijau atau zona parkir.

​Koordinasi dengan organisasi pedagang pasar juga terus dilakukan secara intensif. Pemerintah membuka ruang dialog bagi pedagang yang merasa belum mendapatkan lokasi relokasi yang sesuai dengan jenis dagangannya.

​”Pendekatan kita tetap humanis. Kita tidak sekadar menggusur, tapi menata. Kita ingin pedagang tetap bisa mencari nafkah dengan tenang tanpa harus was-was ditertibkan karena berjualan di tempat yang salah,” tambah Bupati.

​Aspek penerangan jalan di area pasar juga menjadi catatan penting dalam tinjauan kali ini. Bupati menginginkan pasar tetap hidup dan aman hingga malam hari untuk mendukung geliat ekonomi UMKM kuliner di sekitarnya.

​Peninjauan ini diakhiri dengan komitmen pemerintah untuk terus memantau progres lapangan secara berkala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *