Pemkab Belu dan UGM Teken PKS, Hasil Riset KKN Ditindaklanjuti Dinas Terkait

BERITA, DAERAH7 Dilihat

Pemkab Belu dan UGM Teken PKS, Hasil Riset KKN Ditindaklanjuti Dinas TerkaitBELU, GRANDISMA.COM – Pemerintah Kabupaten Belu resmi mengikat kerja sama strategis dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta guna mengawal eksekusi hasil pengabdian mahasiswa di wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste.

​Komitmen tersebut ditandai melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemkab Belu dan UGM, yang dirangkaikan dengan penyerahan Laporan Akhir KKN Kolaborasi UGM-Undana di Atambua, Rabu (5/8/2026).

​Langkah hukum dan administratif ini diambil untuk memastikan berbagai formula inovasi—seperti teknologi pengelolaan air sederhana dan pemanfaatan potensi lokal—dapat dieksekusi langsung oleh dinas teknis serta pemerintah desa.

​Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, menyatakan bahwa kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah daerah merupakan kunci dalam memecahkan persoalan mendasar warga desa perbatasan.

​”Pemerintah daerah harus terus membuka diri terhadap inovasi dan tidak ragu belajar dari siapa pun, termasuk mahasiswa yang telah menunjukkan bahwa perubahan dapat dimulai dari ide-ide sederhana yang aplikatif,” kata Vicente.

​Ia meminta dinas teknis terkait tidak membiarkan rekomendasi teknis KKN berhenti di atas kertas. Keberadaan master plan desa yang dibuat mahasiswa di Desa Sadi, Tulakadi, dan Dualaus wajib diserap dalam alokasi anggaran pembangunan jangka panjang.

​Kerja sama lintas instansi dan perguruan tinggi ini diharapkan menjadi pola baku pembangunan kawasan terluar yang berbasis pada data, riset terapan, dan kebutuhan langsung masyarakat lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *