Guna Tingkatkan Mutu RSUD Belu, Bupati Willy Lay Pelajari Sistem Tata Kelola Royal Darwin Hospital

BERITA, POLITIK4 Dilihat

​Guna Tingkatkan Mutu RSUD Belu, Bupati Willy Lay Pelajari Sistem Tata Kelola Royal Darwin HospitalDARWIN, GRANDISMA.COM – Pemerintah Kabupaten Belu menaruh perhatian serius pada reformasi sektor pelayanan kesehatan umum dengan melakukan studi banding ke salah satu pusat medis terbaik di Australia Utara.

Bupati Belu, Willybrodus Lay, S.H., didampingi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Belu, melakukan kunjungan resmi ke Royal Darwin Hospital pada kompleks medis Rocklands Drive, Tiwi, Australia.

Kunjungan ini difokuskan untuk mempelajari sistem pelayanan terpadu, manajemen penanganan darurat, serta tata kelola administrasi rumah sakit modern.

​Bupati Willybrodus menjelaskan bahwa RSUD Belu sebagai rumah sakit rujukan di wilayah perbatasan RI-RDTL dituntut untuk terus bertransformasi guna memberikan layanan prima setara standar internasional.

Melalui pengamatan langsung terhadap infrastruktur dan pola kerja tenaga medis di Royal Darwin Hospital, Pemkab Belu berharap dapat mengadopsi sistem manajemen rumah sakit yang efisien dan ramah pasien.

Proses transfer pengetahuan ini dinilai krusial untuk menekan angka mortalitas dan meningkatkan indeks kesehatan masyarakat di Belu.

​”Kami mengunjungi Royal Darwin Hospital untuk mempelajari secara mendalam bagaimana sistem pelayanan, tata kelola, serta manajemen rumah sakit modern diaplikasikan di sini. Hasil dari kunjungan ini diharapkan dapat menjadi referensi utama dan cetak biru bagi manajemen RSUD Belu dalam melakukan peningkatan kualitas layanan kesehatan. Kami ingin masyarakat Belu mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, cepat, dan profesional,” tegas Willybrodus Lay, Sabtu (11/07/2026).

​Selain sektor kesehatan, delegasi Kabupaten Belu yang terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga juga memperluas draf penjajakan ke sektor pendidikan dengan mengunjungi St. John’s College di Darwin.

Kunjungan ke institusi pendidikan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung proses pembelajaran berbasis digital serta menjajaki peluang kerja sama beasiswa maupun pertukaran pelajar.

Langkah ini diambil sebagai strategi jangka panjang pemerintah daerah dalam mencetak generasi muda Belu yang kompetitif di tingkat global.

​Kunjungan kerja dalam rangkaian agenda Darwin Fusion 2026 ini menunjukkan komitmen serius Pemkab Belu dalam menyerap praktik-praktik tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dari negara maju.

Penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor kesehatan dan pendidikan diposisikan sebagai pilar utama untuk mengentaskan ketertinggalan daerah.

Manajemen rumah sakit dan dinas terkait diinstruksikan untuk segera menyusun draf rencana aksi adaptasi teknologi pasca-kembali dari Australia.

​Seluruh rangkaian peninjauan fasilitas publik di Darwin ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti dengan draf perjanjian kerja sama teknis yang melibatkan tenaga ahli dari kedua belah pihak.

Kemitraan dengan Royal Darwin Hospital di masa mendatang diproyeksikan membuka peluang supervisi medis jarak jauh (telemedicine) dan pelatihan intensif bagi dokter serta perawat asal Belu.

Upaya pembenahan sektor pelayanan dasar ini menjadi prioritas utama eksekutif dalam sisa tahun anggaran 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *